Lagu Bengawan Solo Sudah 1 Bulan Berhenti Mengalun di Stasiun Solo Balapan
DELAPANTOTO – Warga dan penumpang di Stasiun Solo Balapan menyadari bahwa musik ikonik “Bengawan Solo” sudah berhenti diputar selama sekitar satu bulan terakhir. Lagu yang biasa menjadi pengiring bagi kedatangan dan keberangkatan kereta ini, kini digantikan oleh musik instrumental lain, menimbulkan rasa penasaran di kalangan penumpang.
Reaksi Penumpang
Beberapa penumpang mengaku kehilangan suasana khas stasiun yang selama ini identik dengan lagu legendaris karya Gesang. “Biasanya setiap naik kereta di Solo, lagu Bengawan Solo selalu menyambut. Sekarang terasa berbeda, kurang hangat,” ujar salah seorang warga.
Penjelasan Pengelola Stasiun
Pihak pengelola stasiun menyatakan bahwa penghentian sementara pemutaran lagu tersebut disebabkan oleh pemeliharaan sistem audio dan penyesuaian hak cipta. Mereka memastikan bahwa pemutaran lagu akan kembali dilakukan setelah semua perbaikan selesai dan izin penggunaan hak cipta diperbarui.
Nilai Historis Lagu
“Bengawan Solo” bukan sekadar lagu, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan budaya Jawa dan ikon sejarah stasiun Solo Balapan. Musik ini biasanya diputar setiap pagi dan sore, menambah nuansa khas bagi penumpang yang datang maupun pergi dari stasiun.
Penutup
Meski sudah berhenti sementara, pengelola berjanji akan segera mengembalikan “Bengawan Solo” sebagai bagian dari identitas Stasiun Solo Balapan. Penumpang diharapkan bersabar menunggu kembalinya lagu legendaris ini agar suasana stasiun kembali hangat dan familiar.
Sumber: gacorprediksi.my.id